Kamis, 03 Januari 2013

Merawat Rantai Motor Agar Tidak Putus di Jalan


Rantai roda adalah salah satu komponen vital motor. Salah merawat rantai motor efeknya akan menimpa kita seperti rantai putus di jalan. Karenanya yuk kita cegah kondisi tersebut. Bagaimana cara merawat rantai agar tidak putus di jalan atau berkarat? Nah, detikOto ingin menginformasikan pada Otolovers. Ini triknya.

1. Gunakan pelumasan rantai
Beberapa pengguna motor merasa malas untuk melumasi rantai motor dengan pelumas. Padahal rantai butuh pelumas untuk mencegah karat. Karena berkarat, rantai motor dapat menimbulkan suara berisik motor jalan.

Salah satu cara untuk melumasi rantai motor dengan pelumas. Hendaklah membersihkan rantai dari debu. Bisa menggunakan cairan khusus atau minyak tanah. Setelah itu olesi rantai dengan pelumas dengan menggunakan kuas atau sikat gigi.

"Kalau mau maksimal, bersihkan rantai sebelum diolesi pelumas. Baiknya bersihkan pakai cairan khusus atau kalau enggak mau ribet pakai minyak tanah. Setelah itu olesi pelumas," kata Dedi, Kepala Bengkel Sinar Jaya yang terletak di jalan Fatmawati.

2. Pengencangan rantai 1 bulan sekali
Mata gir akan tergerus jika motor berjalan. Kondisi ini membuat rantai kendur bahkan mudah lepas. Sialnya rantai bisa terjepit akibat kendur bahkan rantai bisa putus.

Idealnya jarak kelenturan rantai sekitar 1 cm. Jangan terlalu tegang. Lakukan pengencangan 1 bulan sekali untuk menghindari rantai tergelincir dari gir.

3. Maksimal potong rantai 1 kali
Cara yang paling ideal untuk menghilang rantai kendur adalah memotong satu mata rantai. Langkah ini boleh saja, namun sebaiknya jangan potong rantai sampai 2 kali. Karena akan membuat gerakan rantai tidak maksimal. Soalnya ukuran jarak antara gir depan dan belakang sudah disesuaikan oleh pabrikan motor.

"Sebaiknya jangan potong rantai sampai 2 kali. 1 kali sudah cukup. Soalnya jarak gir depan dan gir belakang enggak boleh terlalu dekat," sarannya.

Saatnya Ganti Ban

MOTORNYA LELAKI SEJATI

Secara fisik, memang bannya sudah tipis di bagian permukaan. Ban yang sudah tipis bisa menambah resiko kecelakaan. Daya gigit (traksi) berkurang karena semakin tipisnya ban. Otomatis akan mengurangi pula daya pengereman. Resiko slip (motor tetap melaju, walaupun ban sudah berhenti) dapat terjadi.  Lalu kapan seharusnya mengganti ban? Berdasarkan kasat mata, lama pemakaian, kondisi fisik atau feeling? Untuk yang terakhir, penulis tidak merekomendasikan. Kenapa? Feeling itu tidak bisa dipertanggungjawabkan.Beberapa alasan lainnya untuk mengganti ban adalah keinginan mengganti model ban, ban sudah robek/pecah-pecah atau merasakan kurang sreg dengan ban yang digunakan.

1. Segitiga TWI, 2. Wear Bar

Nah, ada satu indikator yang bisa kita gunakan untuk mengetahui kapan saat yang tepat untuk mengganti ban, kita bisa menggunakan TWI atau Thread Wear Indicator. TWI ini diwakilkan dalam bentuk segitiga. Biasanya, produsen luar negeri menempatkan segitiga TWI ini di bagian samping ban. Lalu apa visi dan misi dari segitiga tersebut? Segitiga TWI menandakan adanya Wear Bar di bagian tapak ban, segaris dengan segitiga TWI tersebut. Wear Bar berbentuk tonjolan yang terletak di ceruk/bagian yang tenggelam di ban. 

Ban Masih Layak Digunakan, Wear Bar Belum Rata Dengan Permukaan Ban.

Wear Bar inilah yang menjadi acuan kapan saatnya kita harus mengganti ban. Jika permukaan ban sudah sama rata dengan Wear Bar, maka bisa dipastikan itulah batas maksimal penggunaan ban. Apapun alasannya, demi keselamatan, ban harus diganti. Nah sekarang monggo diperhatikan, ban di motor, permukaan ban sudah mendekati Wear Bar gak? 

Ban Sudah Saatnya Diganti, Wear Bar Sudah Sama Rata Dengan Permukaan Ban.

Sabtu, 22 Desember 2012

Tips Merawat Ponsel Layar Sentuh



Anda salah satu penggunan smartphone yang telah menggunakan teknologi touchscreen (layar sentuh) seperti kebanyakan handset android yang beredar di pasaran? Maka, dipastikan Anda mesti benar-benar mengetahui tata cara untuk merawat smartphone androidAnda karena bisa dipastikan teknik untuk merawatnya berbeda dengan smartphone yang biasa saja layarnya tanpa memakai layar touchscreen. Nah, jika Anda ingin mengetahui bagaimana cara yang efektif untuk merawat touchscreen smartphone android, maka jangan beranjak dulu.

Saya akan mencoba memberikan tips dan trik bagi Anda yang menggunakan smartphone berteknologi layar touchscreen. Berikut adalah beberapa hal yang mesti Anda perhatikan secara detil dan hati-hati.
  1. Tentang Medan Magnet
    Dipastikan bahwa medan magnet ini bisa merusak sistem kinerja layar touchscreen yang Anda gunakan. Makanya sebaiknya Anda menjauhkan smartphone kesayangan Anda itu dari benda-benda yang mengandung magnet semisal TV Tabung, speaker, ataupun magnet gelondongan.
  2. Medium Konduktif
    Anda perlu tahu bahwa medium konduktif ini bisa mengakibatkan ketidakakuratan fungsi layar touchscreen. Nah, karenanya sebaiknya Anda memperhatikan terlebih dahulu tempat yang akan dijadikan lokasi untuk menyimpan smartphone Anda. Misalnya saja, menghindarkan smartphone Anda dari sentuhan keringat atau minyak yang seyogyanya bisa menjadi medium konduktif atau penghantar listrik tadi.
  3. Suhu yang Tinggi
    Suhu yang terlalu tinggi juga ternyata bisa mengganggu tingkat kekakuratan operasi layar touchscreen. Suhu normal yang masih bisa ditolerir ialah antara 0 sampai 50 derajat celcius dengan tingkat kelembaban 5%.
  4. Listrik Statis
    Sebaiknya anda harus berhati-hati dengan listrik statis ini karena dikatakan bahwa listrik statis ini bisa menyebabkan kebocoran pada lapisan-lapisan yang ada di layar touchscreen smartphone. Misalnya saja, seperti gesekan-gesekan pada kain ataupun plastik.
  5. Sentuhan
    Meskipun sejatinya layar touchscreen pengoperasiannya dengan disentuh namun patut diperhatikan juga cara menyentuh seperti apa yang berpotensi tidak merusak touchscreen Anda itu. Kalau terlalu keras maka bukan tak mungkin akan menyebabkan kerusakan pada layar ponsel Anda. Jadi Anda mesti memerhatikan betul-betul tingkat sentuhan yang bisa ditolerir oleh touchscreen smartphone yang Anda miliki.
  6. Tingkat Tegangan yang Kurang Stabil
    Sebaiknya Anda mengisi daya smartphone Anda sebelum kurang dari 20%. Disebutkan bahwa ketika kita menyentuh layar, maka jari yang dipakai menyentuh layar itu akan menyerap listrik halus.
Kemudian listrik yang berada di 4 sudut touchscreen tersebut akan ditransmisi ke sebuah titik dimana kita telah menyentuh layarnya, dimana kejadian itu akan menyebabkan layar menjadi terapung dan bahkan sampai mati. Itulah beberapa hal yang mesti diperhatikan untuk merawat layar touchscreen smartphone android anda supaya tahan lama.

Selasa, 11 Desember 2012

Tips ; Buang Air Buesaar Lancar




Bagi sebagian orang, Buang Air Besar (BAB) sudah menjadi ritual tiap pagi sebelum memulai aktivitas. Bagi yang belum terbiasa, ada banyak cara untuk mendisiplinkan perut agar bisa mengeluarkan sisa metabolisme dengan lebih teratur.

Proses defekasi atau BAB merupakan bagian dari sistem metabolisme, untuk mengeluarkan sisa-sisa makanan yang tidak dicerna dan diserap oleh tubuh. Bila tidak dikeluarkan secara teratur, maka risikonya adalah penyerapan ulang dari sisa-sisa metabolisme yang umumnya bersifat racun bagi tubuh.

Selama bisa teratur setiap hari, sebenarnya BAB tidak harus dilakukan pagi hari. Namun beberapa literatur khususnya dalam ilmu pengobatan China disebutkan, waktu terbaik untuk baik BAB adalah pukul 5-7 pagi saat meridian usus berada pada titik paling aktif.

Jika yang tertarik untuk mengatur jadwal BAB tiap pagi, maka cara mendisiplinkan perut adalah sebagai berikut :

1. Tanamkan niat di pikiran
Setiap mau tidur, katakan pada diri sendiri bahwa besok pagi-pagi sekali akan buang air besar dan yakinkan bahwa hal itu akan menjadi kebiasaan. Lama-kelamaan kebiasaan itu akan terprogram dengan sendirinya jika sejak dari pikiran memang sudah tertanam demikian.

2. Makan banyak serat
Lancar tidaknya proses defekasi sangat dipengaruhi oleh kecukupan serat dalam menu makan sehari-hari. Supaya lancar, perbanyak minum air putih, makan makanan berserat seperti sayur atau buah-buahan, serta kurangi daging-dagingan, makanan pedas dan makanan berminyak.

3. Hindari stres
Untuk bisa buang air dengan lancar, usus harus dalam kondisi rileks. Saat stres dan banyak pikiran, gerakan peristaltik usus yang mendorong kotoran keluar dari tubuh akan terganggu sehingga jadwal buang air besar akan berubah dan menjadi tidak teratur.

4. Jangan dipaksa
Meski buang air besar secara teratur itu penting, namun jauh lebih penting lagi untuk tidak memaksakan diri. Apabila dalam beberapa menit tidak keluar juga, maka sebaiknya jangan mengejan karena hal itu akan meningkatkan tekanan darah dan membuat usus mengalami stres.

Berikut jenis makanan dan minuman yang dapat membantu melancarkan BAB, diambil dari jurnal Coloncleanseguide:

  • Makanan berserat tinggi misalnya papaya, kubis, wortel, brokoli, bayam.
  • Makan buah-buahan kering seperti kismis, aprikot.
  • Makanan mengandung jahe, bawang merah dan bawang putih.
  • Makanan yang difermentasi seperti yoghurt dan kefir.
  • Makanan mengandung zinc seperti kacang tanah, kacang hijau, kacang merah dan kacang polong, buncis, seafood, telur dan kedelai.
  • Makanan mengandung minyak ikan, minyak zaitun, cod dan minyak gandum.
Apabila anda sedang mengalami sembelit sebaiknya hindari:
  • Makan pisang bila sedang mengalami kesulitan BAB, karena pisang dapat menyebabkan sembelit.
  • Jauhkan kafein karena dapat menyebabkan diuretik usus besar dan membuat kotoran menjadi keras.
solusi yang sederhana agar BAB lancar di pagi hari adalah banyak minum air di siang hari. Asupan sayur dan buah tidak boleh lupa, harus setiap hari. Kemudian minum segelas air hangat di pagi hari. Minuman herbal lidah buaya di pagi hari juga bisa memperlancar BAB. Namun yang sering saya lakukan adalah, selalu mengkonsumsi sereal dan minuman cokelat hangat di pagi hari. Sereal mengandung banyak serat, sedangkan cokelat apabila dimminum di pagi hari tidak menyebabkan kita menjadi gemuk, karena kandungan gulanya, malah sebaliknya. Pada saat perut kita kosong/ di pagi hari, kita sarapan sereal dan cokelat akan memicu BAB. Minum/Sarapan cokelat di pagi hari akan memperlancar system metabolism kita. Pada siang harinya kita tidak mudah lemas dan tidak mudah lapar, karena zat gula pun terpenuhi.

Jangan Lakukan Ini Setelah Makan

1. Merokok

          Merokok saja sudah merusak tubuh apalagi jika dilakukan setelah makan. Berdasarkan penelitian, mengisap satu batang rokok setelah makan sama dengan merokok sepuluh batang, sehingga kemungkinan terserang kanker jauh lebih besar.

2. Makan Buah 

          Makan buah segera setelah makan sebaiknya dihindari, karena membuat perut kembung. Sebaiknya konsumsilah buah 1-2 jam setelah makan atau satu jam sebelum makan. Ini akan membuat perut Anda kenyang dan tidak makan terlalu banyak.

3. Minum Teh

          Daun teh memiliki kandungan asam yang tinggi. Hal ini menyebabkan kandungan protein dalam makanan sulit dicerna. Selain itu, minum teh setelah makan dapat menyebabkan hambatan penyerapan zat dalam tubuh hingga 80%. Padahal zat besi sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan  kualitas tubuh manusia.

4. Mengendurkan Ikat Pinggang

          Mengendurkan ikat pinggang dapat menyebabkan usus terbelit dan terblokir.

5. Mandi

          Mandi yang dilakukan setelah makan akan menaikkan aliran darah ke tangan, kaki dan badan yang menyebabkan jumlah darah sekitar perut akan terus berkurang. Hal ini akan melemahkan sistem pencernaan di dalam perut.

6. Berjalan-jalan 

          Berjalan akan menyebabkan sistem pencernaan tidak mampu menyerap nutrisi dari makanan yang telah Anda makan.

7. Langsung Tidur 

          Jangan ikuti kantuk Anda. Tidur setelah makan membuat makanan tidak dapat dicerna dengan baik. Akibatnya, usus mengalami kembung dan terjadi peradangan.

8. Minum Air Es

          Air dingin akan membekukan makanan berminyak, terutama berlemak, yang Anda santap. Lemak itu akan terbentuk dalam usus dan mengakibatkan menyempitnya saluran-saluran pencernaan sehingga menimbulkan kegemukan. Gantilah dengan minum air hangat.

9. Lupa Bayar

         Memang kebiasan ini tidak berdampak pada kesehatan Anda. Tapi kok rasanya tidak sopan ya setelah makan langsung pergi...tanpa bayar dulu ke kasir...heeee..heeee